Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

Tangguh Yudha
Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak. (Foto: Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Pangan Polri mengungkap indikasi praktik kartel dalam penentuan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang belakangan turun signifikan di tengah tren kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dunia.

Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya mencurigai adanya kesepakatan terselubung yang menyebabkan harga TBS sawit di tingkat petani turun meski harga CPO global justru menguat.

"Terkait dengan fenomena pembelian TBS dengan harga yang tidak wajar di saat harga CPO di dunia naik,  kami menduga adanya indikasi kartel di sini atau persekongkolan jahat, persekongkolan diam-diam yang dilakukan untuk menyepakati harga TBS itu turun di saat harga CPO dunia tidak turun atau sedang cenderung naik malah gitu ya," ucap Ade dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Ade menambahkan, untuk mengusut dugaan kartel, Satgas Pangan Polri akan menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Dia memastikan aparat tidak akan ragu mengambil langkah hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam penetapan harga yang merugikan petani sawit.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Tak Hanya Pertamina, Lemigas Kini Bisa Impor Minyak Mentah

57 tahun lalu

Update Harga Pangan 29 Mei 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Kompak Naik

57 tahun lalu

Mentan Amran Catat Stok Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Cukup hingga Maret 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal