JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah ke level Rp17.500 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Merespons hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengantisipasi agar kondisi tidak semakin terpuruk.
"Bagaimana dengan situasi global, ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu, nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk," kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Menurut Puan, pihaknya akan meminta pemerintah termasuk Bank Indonesia (BI) menyiapkan langkah untuk mengantisipasi keterpurukan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
"Ya tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut," ucap dia.
Sementara itu, pada masa persidangan ini, DPR bersama pemerintah juga akan membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2027. Dia menyebut, ini salah satu isu yang akan dibahas.
"Karena itu, itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang," ujarnya.