Puspom TNI-KPK Sita Bukti Transaksi hingga Rekaman CCTV usai Geledah Kantor Basarnas

riana rizkia
Penyidik Puspom TNI dan KPK menggeledah Kantor Basarnas. (Foto dok TNI).

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Puspom TNI dan KPK menyita barang bukti transaksi pencairan cek, CCTV dan dokumen penting lainnya. Barang bukti tersebut diamankan saat penyidik menggeledah Kantor Basarnas. 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan kedua tim penyidik menyita dua boks dan satu koper barang bukti. Penggeledahan ini terkait dugaan kasus suap Kabasarnas Marsdya Henri Alfiandi.

"Selanjutnya dibawa ke masing-masing kantor penyidik baik ke Puspom TNI maupun ke KPK setelah dibuatkan berita acara penyitaannya," kata Julius kepada wartawan, Jumat (4/8/2023) malam. 

Selain bukti transaksi pencairan cek, kata Julius, penyidik turut menyita dokumen administrasi keuangan pekerjaan pengadaan pendeteksian korban reruntuhan, serta dokumen surat-surat penting tentang pengadaan barang atau jasa yang ada di Basarnas tahun 2023.

"Selain dokumen tertulis tersebut juga ditemukan dan disita rekaman CCTV di Basarnas terkait perkara tersangka HA," ucap Julius. 

Adapun penyidik yang melakukan penggeledahan berjumlah 22 orang Penyidik dari Puspom TNI dan delapan orang dari KPK. 

Julius mengatakan, penggeledahan yang  berlangsung sekitar tujuh jam sejak pukul 10.00 WIB berjalan lancar tanpa halangan. Semua ruangan yang dinilai terkait dengan barang bukti diperiksa oleh penyidik KPK maupun Puspom TNI.  

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?

Nasional
2 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
2 hari lalu

Pegawai Bea Cukai Lari Hindari Wartawan usai Diperiksa, KPK: Diduga Terima Uang

Nasional
3 hari lalu

Gus Ipul Rampung Konsultasi Sekolah Rakyat ke KPK, Ngaku Dapat Banyak Masukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal