PT Gag Nikel di Raja Ampat Kembali Beroperasi usai Sempat Dihentikan

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi Perusahaan PT Gag Nikel kembali beroperasi setelah sempat dihentikan. (dok. PT Gag Nikel)

JAKARTA, iNews.id - PT Gag Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya kembali beroperasi setelah berhenti sementara. Sebelumnya, perusahaan sempat berhenti beroperasi pada Juni 2025 karena dinilai merusak kekayaan alam.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno PT Gag Nikel beroperasi kembali pada Rabu (3/9/2025). Pihaknya pun telah mengetahui hal itu.

“Sudah, setahu saya (PT Gag Nikel beroperasi kembali). Per hari Rabu,” ucap Tri di Jakarta dikutip Minggu (14/9/2025).

Tri menjelaskan PT Gag Nikel kembali beroperasi karena memiliki hasil evaluasi Program Penilaian Kinerja Perusahaan (PROPER) peringkat hijau. Dari penilaian itu, Gag Nikel berarti telah taat terhadap seluruh tata kelola lingkungan dan melakukan pemberdayaan masyarakat.

“(Keputusannya pengoperasian kembali) lintas kementerian, sama KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) dan KKP ada (Kementerian Kelautan dan Perikanan),” ungkap dia dikutip dari Antara.

Sementara itu, Presiden Prabowo sebelumnya telah mencabut izin kepada keempat perusahaan nikel di Raja Ampat, yaitu PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), PT Nurham. Keempatnya dinilai melakukan pelanggaran terkait ketentuan lingkungan hidup.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri: untuk Menjaga Daya Saing dan Lapangan Pekerjaan

57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

57 tahun lalu

ESDM Akui Harga Pertamax Naik Bikin Banyak Konsumen Beralih ke Pertalite, Jamin Stok Aman

57 tahun lalu

Kebijakan Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, Harga Solar Dipastikan Tetap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal