Profil Deddy Sitorus Anggota DPR yang Sebut Dirinya Berbeda dengan Rakyat Jelata

Komaruddin Bagja
Politikus PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus menyatakan, fraksi partainya di DPR siap menggulirkan hak angket . (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id -  Profil Deddy Sitorus anggota DPR yang sebut dirinya berbeda dengan rakyat jelata kini ramai diperbincangkan publik. Ucapannya yang menyebut rakyat kecil dengan istilah “rakyat jelata” viral di media sosial dan menuai kritik luas. Banyak warganet menilai diksi tersebut tidak pantas keluar dari seorang wakil rakyat, meski Deddy sendiri menyatakan ucapannya sering dipotong dan disalahartikan. 
Terlepas dari kontroversinya, perjalanan politik Deddy tidaklah singkat. Ia sudah cukup lama berkecimpung di dunia sosial, advokasi, dan politik nasional.

Profil Deddy Sitorus Anggota DPR yang Sebut Dirinya Berbeda dengan Rakyat Jelata

  • Nama Lengkap: Ir. Deddy Yevri Hanteru Sitorus, M.A.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Pematangsiantar, 17 November 1970
  • Agama: Katolik
  • Partai Politik: PDI Perjuangan
  • Daerah Pemilihan: Kalimantan Utara

Pendidikan:

  • SD Perguruan Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar (1983)
  • SMP Negeri 4 Pematangsiantar (1986)
  • SMA Negeri 3 Pematangsiantar (1988)
  • Sarjana Pertanian, Universitas Simalungun (1996)
  • Master of Arts, Kingston University, Inggris (2006)

Pengalaman:

  • Aktivis sosial, buruh, dan lingkungan
  • Pendiri Koalisi Anti Utang (2000)
  • Komisaris Independen PTPN III, PT Waskita Beton Precast, PT Berkah Multi Cargo
  • Anggota DPR RI (2019–sekarang)
  • Ketua DPP PDI Perjuangan

Awal Mula Karier Politik

Deddy Yevri Hanteru Sitorus lahir pada 17 November 1970 di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Ia berasal dari latar belakang pendidikan yang kuat dan sudah lama aktif dalam kegiatan advokasi. Pada Pemilu 2019, ia berhasil meraih 34.709 suara di daerah pemilihan Kalimantan Utara. 

Dari perolehan itu, Deddy melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI dan duduk di Komisi VI DPR yang membidangi perdagangan, investasi, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lima tahun kemudian, tepatnya pada Pemilu 2024, Deddy kembali dipercaya masyarakat Kalimantan Utara dengan perolehan suara yang lebih besar, yakni 59.335 suara. Keberhasilan ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu politisi PDI Perjuangan yang cukup berpengaruh. 

Selain menjadi anggota DPR, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan. Di posisi tersebut, Deddy kerap tampil memberi pandangan terkait isu-isu nasional.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Megawati Kirim Surat Duka atas Wafatnya Khamenei, Tegaskan Sikap Politik Luar Negeri Bebas Aktif

57 tahun lalu

Pimpinan DPR Tegaskan Tak Ada Usulan Revisi UU KPK Seperti yang Diklaim Jokowi

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Suami Anggota DPRD Jateng Korban Penembakan OTK, Singgung Oknum DPR

57 tahun lalu

PDIP Akui Dilobi Parpol Koalisi Pemerintah agar Dukung Pilkada Lewat DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal