Presiden Jokowi Minta Dirjen dan Bawahan Diganti jika Tak Bisa Permudah Visa

Antara
Presiden Jokowi meminta proses pengurusan visa dipermudah. (Foto: YouTube Kementerian Investasi - BKPM)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta ada perubahan pelayanan imigrasi, salah satunya mempermudah visa. Jajaran di Ditjen Imigrasi Kemenkumham akan diganti jika tak sanggup melakukan perubahan. 

"Ini yang begini-begini ini bermanfaat sekali bagi rakyat kita. Kita harus mulai betul-betul, Pak Menteri, mengubah ini, Pak. Ganti itu kalau kira-kira memang enggak punya kemampuan untuk reform seperti itu. Ganti semuanya, dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. Kalau ndak, enggak akan berubah," tutur Presiden seperti dilihat dari Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (10/9/2022). 

Jokowi menyebut banyak menerima laporan turis dan investor kesulitan masuk ke Indonesia karena terkendala visa. 

Jokowi menyebut perubahan dalam layanan imigrasi harus dilakukan. Tujuannya agar investasi lebih baik dan wisatawan semakin meningkat. 

"Sehingga apa? Akhirnya apa? Menyulitkan. Ini yang diubah total, harus; yang seharusnya auranya adalah memudahkan dan melayani, harus berubah total. Kalau kita ingin investasi datang, turis datang; harus diubah," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Siap Buka Ijazah Asli di Pengadilan

57 tahun lalu

Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal