NGANJUK, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu (16/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut pembunuhan Marsinah karena membela buruh pabrik seharusnya tak perlu terjadi.
“Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi," ucap Prabowo dalam sambutannya, Sabtu (16/5/2026).
"Karena negara kita, kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila, itu adalah kecemerlangan pendiri bangsa kita, dan itu tertera dalam undang-undang dasar kita dan pembukaannya dan itu adalah konsensus kesepakatan," sambung dia.
Dia mengungkapkan kehebatan Pancasila. Menurutnya, Pancasila bisa menyatukan seluruh rakyat, bahkan bisa mengusir penjajah. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersatu di bawah Pancasila.
“Kita bisa bersatu antara lain karena Pancasila, ratusan suku bangsa yang berbeda-beda bahasanya daerah berbeda-beda, agama berbeda-beda, ras berbeda-beda, kita bisa bersatu kita hadapi penjajah luar biasa, pemenang perang dunia ke-II Inggris kembali untuk membuka jalan Belanda untuk berkuasa kembali, kita hadapi," ungkapnya.
"Kita hadapi Jepang kita hadapi berbagai usaha dari negara-negara besar untuk memecah Indonesia," kata Prabowo.