PPATK Beberkan Sejumlah Modus Investasi Bodong, Tujuannya Persulit Penelusuran Transaksi

Nur Khabibi
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana membeberkan sejumlah modus investasi bodong. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memaparkan sejumlah modus investasi bododng yang dapat merugikan masyarakat. Tujuan utamanya untuk mempersulit penelusuran transaksi.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menjelaskan salah satu modus investasi bodong yaitu dengan menyimpan dana tersebut dalam bentuk aset kripto. Lalu ada modus penggunaan rekening milik orang lain serta dipindahkan ke berbagai rekening di beberapa bank untuk mempersulit penelusuran transaksi.

Ivan menjelaskan perlunya memastikan legalitas perusahaan sektor jasa keuangan tersebut pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan dan investasi ilegal. 

"Hal terpenting adalah diperlukan adanya edukasi dan peningkatan literasi agar masyarakat tidak menjadi korban atas penipuan dan investasi ilegal," ucapnya.

Ivan menegaskan PPATK ke depan fokus memerangi para pelaku kejahatan lingkungan yang merugikan keuangan negara dan merusak lingkungan hidup. 

"Saya meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan seluruh pemangku kepentingan APU PPT dalam forum ini, untuk menutup seluruh peluang munculnya kejahatan keuangan di bidang lingkungan hidup, atau Green Financial Crime, dan memiliki tekad yang sama untuk secara tegas memberantas tindak kejahatan terhadap lingkungan," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Istana Pastikan Pemilihan Calon Pimpinan OJK Lewat Pansel, Belum Ada Nama yang Disiapkan

Bisnis
17 jam lalu

OJK Cabut Izin BPR Bank Cirebon, LPS Mulai Proses Pembayaran Klaim

Nasional
2 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Bisnis
2 hari lalu

BEI dan OJK Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Ini, Apa yang Dibahas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal