Polri Gagalkan Ratusan Korban TPPO di Kaltara, 11 di Antaranya Balita

Puteranegara
Korban TPPO hendak diberangkatkan ke Malaysia untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal. (Foto ilustrasi/ist).

JAKARTA, iNews.id - Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggagalkan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan jumlah korban sebanyak 123 orang di Kalimantan Utara (Kaltara). Mereka hendak diberangkatkan ke Malaysia untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.

"Tim Gabungan Satgas TPPO Polri bersama Polda Kaltara dan Polres Nunukan melakukan penegakan hukum terhadap jaringan TPPO yang mengirimkan pekerja migran ilegal dengan menggunakan Kapal Pelni KM Bukit Siguntang di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Selanjutnya, para pelaku diamankan dan diperiksa di Polres Nunukan," kata Kasatgas TPPO Polri Irjen Asep Edi Suheri kepada awak media, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Menurut Asep, dari jumlah ratusan orang tersebut terdapat korban bayi di bawah lima tahun (balita). Para korban yang ditemukan terdiri atas 8 warga Nusa Tenggara Timur  (NTT), 42 warga negara Sulsel (11 di antaranya balita), satu warga Jawa Timur (Jatim).

"Kemudian pada Rabu, 7 Juni 2023, dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap korban-korban dari Kapal Pelni KM Bukit Siguntang. Penyidik juga memeriksa penyalur tenaga kerja di kawasan Kabupaten Nunukan. Hingga dilakukan penahanan terhadap tiga tersangka penyalur pekerja migran ilegal," ujar Asep.

Dalam hal ini, Asep menjelaskan polisi sebelumnya melakukan penyelidikan berdasarkan informasi soal calon TKI yang akan dikirimkan dari Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Pelabuhan Tunon Taka (Nunukan) menuju Tawau (Malaysia) secara ilegal via laut dengan KM Bukit Siguntang

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
12 jam lalu

Momen Hangat Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua usai Praspa 2026 di Istana

1 hari lalu

Tribrata Putra Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Prabowo Jadi Perwira Polri

1 hari lalu

Prabowo: TNI-Polri Institusi Vital Kelangsungan Hidup Negara

6 hari lalu

Prabowo: Bila Perlu Anggaran TNI-Polri Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal