Politikus PKS Sebut Istana Setuju Irjen Pol Boy Rafli Jadi Kepala BNPT

Riezky Maulana
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menjadi kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius. Pergantian tersebut tertuang dalam surat telegram mutasi dan promosi jabatan ST/1377/V/KEP./2020, Jumat, 1 Mei 2020.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengaku heran dengan pihak-pihak yang meminta Kapolri membatalkan penunjukan Irjen Polisi Boy Rafli Amar menjadi kepala BNPT. Sebagai bawahan Presiden, menurut dia, Kapolri sebelumnya tentu telah mengajukan pergantian kepala BNPT itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anggota Komisi III DPR ini mengaku, tidak tertutup kemungkinan, Kapolri juga menyerahkan nama cadangan jika Presiden menolak Boy Rafli. Namun, kenyataannya Istana telah memberikan lampu hijau hingga akhirnya nama Boy Rafli muncul dalam telegram menggantikan Suhardi Alius.

"Mana mungkin Kapolri berani melampaui kewenangannya atau memojokkan Presiden soal pengangkatan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT. Kalau Kapolri berani melangkahi Presiden, itu namanya bunuh diri," ujar Nasir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (3/5/2020).

Dia mendukung keputusan Kapolri menunjuk Irjen Polisi Boy Rafli Amar menjadi kepala BNPT. Nasir berharap Boy Rafli Amar mampu melanjutkan kisah sukses Kepala BNPT lama Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius.

"Pak Suhardi boleh dibilang sukses. Pak Boy Rafli diharapkan bisa mempertahankan dan meningkatkan cerita sukses yang telah dilakukan Pak Suhardi," katanya.

Nasir menambahkan Komjen Polisi Suhardi Alius, pada Juli ke depan genap empat tahun sebagai kepala BNPT. Selama memimpin lembaga itu, Suhardi sudah banyak melakukan sesuatu bersama BNPT. Terutama sewaktu lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Tindak Pidana Terorisme.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
21 menit lalu

Ade Armando Tuding PDIP yang Pertama Angkat Wacana Polri di Bawah Kementerian

Nasional
15 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
17 jam lalu

Istana Soroti Banyak Jalan Berlubang gegara Hujan: Berisiko Fatal

Nasional
18 jam lalu

Istana Bentuk Pansel OJK, Jaring Sejumlah Nama Calon Pimpinan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal