Pilot Susi Air Disandera KKB Lebih 3 Bulan, Wapres: Operasi Penyelamatan Jangan Sampai Ada Korban

Binti Mufarida
Wapres Ma"ruf Amin mengatakan operasi yang dilakukan tidak boleh dibumihanguskan. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta operasi penyelamatan Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tidak jatuh korban. Diketahui, Pilot Philip lebir 3 bulan disandera kelompok teroris di Papua sejak 7 Februari 2023 lalu.

Wapres pun memastikan, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk membebaskan sandera tersebut, dengan meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.

“Operasi (penyelamatan) yang dilakukan tentu kita harus memperhitungkan jangan sampai terjadi (jatuh) korban,” tegas Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (27/5/2023).

Lebih lanjut, Wapres menegaskan bahwa operasi yang dilakukan tidak boleh dibumihanguskan.

“Jadi tidak sistem bumi hangus, mungkin kalau seperti itu mudah saja, tapi bagaimana operasi itu dilakukan, (sandera) selamat, tetapi tidak menimbulkan banyak korban,” ujar Wapres.

Wapres menuturkan meski memakan waktu sedikit lebih lama, pemerintah terus berhati-hati, dan telah melakukan langkah-langkah negosiasi dan komunikasi, terutama dengan tokoh-tokoh setempat.

“Tokoh-tokoh di Papua, kita sudah komunikasi, terutama dengan pihak gereja, tokoh adat, local champion. Kita libatkan dalam operasi di Papua. Seperti yang kemarin sudah ada yang diselamatkan, itu juga sudah melibatkan tokoh-tokoh gereja di sana,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ilma Sani Mengaku Diintimidasi Hercules, GRIB Jaya Buka Suara

57 tahun lalu

8 Pendulang Emas Tewas Dibunuh KKB OPM di Pedalaman Yahukimo Papua

57 tahun lalu

Kemlu Ungkap Kondisi 4 WNI yang Disandera Perompak Somalia

57 tahun lalu

4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Pemerintah RI Upayakan Penyelamatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal