PGI Minta Menag Pertimbangkan Wacana KUA Layani Pernikahan Semua Agama 

Widya Michella
Ilustrasi pernikahan. (Foto ist).

JAKARTA, iNews.id - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mempertimbangkan wacana Kantor Urusan Agama (KUA) melayani pernikahan semua agama. Sebab untuk agama Kristen, pernikahan urusan privasi.

Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian (KP) PGI Henrek Lokra mengatakan gereja bertugas memberkati pernikahan di wilayah privat. 

"Sebaiknya dipertimbangkan dengan matang. Sebab di Kristen, pernikahan itu urusan privat, dan tempatnya di catatan sipil. Gereja bertugas memberkati sebuah pernikahan yang adalah wilayah privat seseorang," kata Henrek dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

Menurutnya, tugas gereja adalah memberkati pernikahan yang telah dicatatkan dalam administrasi kependudukan. 

"Belajar dari SEMA No 2/2023, terlihat bahwa tidak terjadi titik temu antar agama soal nikah beda agama. Dan Pemerintah melalui MA tidak bisa memfasilitasi perbedaan yang ada," tuturnya.

Sebelumnya, Gus Yaqut akan mengembangkan fungsi Kantor Urusan Agama (KUA) yang selama ini hanya menjadi tempat pencatatan pernikahan bagi umat muslim. Menag berharap KUA juga menjadi tempat pencatatan pernikahan bagi non-muslim.

"Kita sudah sepakat sejak awal, bahwa KUA ini akan kita jadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan bagi semua agama. KUA bisa digunakan untuk tempat pernikahan semua agama," kata Menag Yaqut dalam Rapat Kerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam bertajuk 'Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan', Jumat (23/2/2024).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

KPK Tunggu Hasil Tes Kesehatan terkait Kembalinya Eks Menag Yaqut ke Rutan

Seleb
15 hari lalu

Awkarin Pindah Agama ke Kristen? Faktanya Mengejutkan!

Nasional
15 hari lalu

Yaqut Mendadak Jadi Tahanan Rumah, KPK Janji Awasi Ketat

Nasional
15 hari lalu

Alasan Yaqut Cholil Diam-Diam Jadi Tahanan Rumah, Ketahuan Tak Ikut Salat Id di KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal