Penghapusan Kategori Beras Premium dan Medium Tunggu Restu Prabowo

Tangguh Yudha
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan rencana penghapusan kategori beras masih menunggu restu dari Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan berencana menghapus kategori beras premium dan medium. Nantinya, hanya akan ada satu jenis beras yang dijual di pasaran, yakni beras reguler.

Menurut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan rencana penghapusan kategorisasi beras ini masih harus menunggu restu Presiden Prabowo Subianto. Sehingga, belum diketahui kapan kebijakan akan disahkan.

“(Penekanan beras satu harga) lapor Presiden dulu,” ucap Menko Zulhas saat dijumpai di kantornya pada Kamis (4/9/2025).

Sementara itu, rencana penghapusan beras premium dan medium telah rampung dibahas di tingkat Badan Pangan Nasional (Bapanas). Adapun langkah ini diambil sebagai respons dari maraknya praktik pengoplosan beras oleh produsen nakal.

Penghapusan kategori beras premium dan medium diharap akan memudahkan masyarakat dalam membeli beras. Kebijakan ini juga nantinya akan didukung dengan tindakan tegas dari penegak hukum untuk melindungi hak konsumen dan memperbaiki tata niaga pangan.

Sebelumnya, Zulhas menjelaskan penghapusan kategori beras premium dan medium dilakukan demi melindungi hak konsumen dan memperbaiki tata niaga pangan.

“Penegakan hukum harus benar-benar tegas agar memberi efek jera bagi para pengoplos. Tidak boleh ada lagi toleransi bagi pelaku kecurangan pangan,” ucapnya pada Minggu (27/7/2025).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

Temui Prabowo di Istana Merdeka, Presiden Jerman Bahas Investasi dan Kerja Sama Strategis

57 tahun lalu

Rosan Ungkap Kepercayaan Dunia ke Indonesia Menguat, Prabowo Minta Sampaikan ke Masyarakat

57 tahun lalu

Bertemu di Istana, Prabowo dan JK Bahas Swasembada Energi hingga Pertumbuhan 8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal