Pencarian Hari Keenam Korban Longsor Cirebon, Tim SAR Dibayangi Ancaman Retakan Batuan

Muslimin
Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Bandung, Mamang Fatmono. (Foto: Muslimin).

CIREBON, iNews.id - Tim SAR gabungan masih berusaha menemukan empat korban yang hilang akibat longsor di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Saat ini memasuki pencarian hari keenam, Rabu (4/6/2025). 

Pada pencarian hari kelima, Selasa (3/6/2025), tim menemukan retakan tanah sepanjang 100 meter di lokasi pencarian, yang berpotensi menimbulkan longsor susulan. 

Hasil pemantauan alat total station milik tim inspeksi tambang dan PT Indocement menunjukkan adanya sembilan bidang patahan di area longsor.  

“Kalau dua patahan bertemu di titik yang lemah, bisa saja longsor susulan terjadi sewaktu-waktu. Jadi, kami harus sangat waspada," ujar Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Bandung, Mamang Fatmono di lokasi.

Dia mengingatkan, tim harus waspada karena jika dua patahan bertemu di titik lemah, longsor susulan bisa terjadi sewaktu-waktu.  

Komandan Kodim (Dandim) 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M. Yusron mengatakan, hingga kini pencarian masih belum membuahkan hasil, tetapi upaya tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan petugas.  

Tim SAR hari ini fokus mencari di sektor kiri batu besar setelah anjing pelacak K9 mendeteksi tiga titik yang berpotensi menjadi lokasi jenazah. Aroma menyengat di lokasi menjadi petunjuk tambahan dalam pencarian.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

ESDM Jabar Ungkap Penyebab Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon, Kesalahan Teknik Penambangan

12 hari lalu

Warga Ungkap Penyebab Jalan Ambles 100 Meter di Pulogadung

2 bulan lalu

MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan

2 bulan lalu

Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon, Progres Capai 40 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal