Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

Nur Khabibi
Juru Bicara Partai Gerindra, Astrio Feligent (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Langkah pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi disebut merupakan upaya untuk menjaga daya beli masyarakat. Hal itu disampaikan Juru Bicara Partai Gerindra, Astrio Feligent dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Suara Mahasiswa: Menguji Fakta, Menjaga Harapan' di iNews pada Rabu (17/6/2026) malam.

Seperti diketahui, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite masih ditahan di Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter. 

Astrio menilai, langkah tersebut merupakan kebijakan berani mengingat saat ini Indonesia menghadapi tantangan eksternal yakni geopolitik yang menyebabkan beberapa tekananan fiskal. 

"Pemerintah mengambil juga keputusan politik yang amat berani untuk berpihak kepada rakyat, salah satunya adalah dengan tetap menahan harga BBM subsidi agar tetap tidak naik," kata Astrio. 

Menurutnya, hal itu berbeda dengan sejumlah negara lain yang langsung menaikkan harga BBM sejak perang pecah di Timur Tengah Februari 2026 lalu.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 20 Juni 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 18 Juni 2026 Terbaru, Ada yang Naik!

57 tahun lalu

Harga Pertamax Naik Picu Demo Mahasiswa, Pengamat: Jika Pemerintah Sabar Tak Perlu Menaikkan BBM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal