Pemerintah Larang FPI, Kantor Mahfud MD Dikirimi Karangan Bunga Salah Satunya dari Bunda Milenial

Irfan Maa ruf
Puluhan karangan bunga dijejerkan di depan Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat usai pengumuman larangan terhadap FPI. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) mendapatkan karangan bunga, Kamis (31/12/2020). Karangan bunga tersebut menyusul pengumuman oleh Menko Polhukam Mahfud MD tentang larangan terhadap semua kegiatan Front Pembela Islam (FPI). 

Puluhan karangan bunga itu dijejerkan di depan Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Karangan bunga tersebut berasal dari sejumlah kelompok masyarakat, salah satunya mengatasnamakan Bunda Milenial.

"FPI, HTI, DLL. Apapun Singkatan Terserah Lo deh... Tapi gak sesuai dgn Pancasila Sikat Habis!," tulis di papan karangan bunga tersebut.

Karangan bunga juga datang atas nama Gerdayak dan Batamad. Tulisan di kedua karangan bunga sama, yaitu ucapan terima kasih telah membubarkan FPI.

"Terima Kasih Pemerintah Telah Bubarkan FPI," tulis di karangan bunga itu.

Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan FPI telah bubar sejak 21 Juni 2019. Selain itu dia juga mengumumkan semua kegiatan FPI dilarang. Mahfud menuturkan, saat ini ormas yang dipimpin Habib Rizieq itu tidak lagi memiliki legal standing sebagai organisasi.  

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan FPI karea FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa,” katan Mahfud di Kemenko Polhukam, Rabu (30/12/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Ciptakan Polisi Sipil, Mahfud: Tak Militeristik, Disenangi Orang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Hasil Kerja ke Prabowo, Ada yang 3.000 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal