Pemerintah Kaji Larangan Orang dari Turki dan Arab Saudi Masuk Indonesia Imbas Temuan Omicron

Muhammad Refi Sandi
Kementerian Kesehatan masih mengkaji kemungkinan melarang orang dari Turki dan Arab Saudi masuk ke Indonesia imbas terus naiknya kasus Omicron. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan masih mengkaji kemungkinan melarang orang dari Turki dan Arab Saudi masuk ke Indonesia. Pengkajian dilakukan untuk mencegah melonjaknya kasus Covid-19 akibat Omicron.

Seperti diketahui kasus Omicron di Indonesia telah mencapai 68 orang. Dari puluhan kasus itu, banyak di antaranya merupakan orang-orang yang baru pulang dari Turki dan Arab Saudi.

"Apakah perlu dilakukan pelarangan (kedatangan) seperti 13 negara yang kemarin kita tunda untuk masuk ke Indonesia ini masih terus menerus kita kaji," kata Siti dalam diskusi virtual di Youtube BNPB, Kamis (30/12/2021).

Nadia menjelaskan sebanyak 20 kasus berasal dari pelaku perjalanan asal Turki. Sementara itu dari Arab Saudi sebanyak 13 kasus.

"Sampai saat ini kita belum menambah negara di luar 13 negara yang sudah kita larang untuk masuk ke Indonesia," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

1 hari lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

1 hari lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

2 hari lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal