Pemerintah Bakal Ketatkan Penggunaan PeduliLindungi untuk Hadapi Omicron

Jonathan Simanjuntak
Pegawai dan pengunjung Kantor Imigrasi Palembang wajib memiliki aplikasi pedulilindungi. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan mengetatkan penggunaan PeduliLindungi untuk menghadapi lonjakan Covid-19 varian Omicron. Hal ini berkaca dari penggunaan aplikasi Covid Passes asal Prancis yang sejenis dengan PeduliLindungi.

“Data dari Perancis menunjukan penggunaan Covid Passes yang disebut Pedulilindungi di kita (Indonesia), jika dibandingkan dengan tingkat perawatan dan kematian harian di Perancis lebih rendah dibandingkan dengan adanya Covid Passes ini,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin (24/01/2022).

Selain itu, kata Luhut, penggunaan PeduliLindungi diharapkan mampu meningkatkan capaian Vaksinasi Covid-19. Luhut memastikan strategi ini akan tetap digunakan dalam menghadapi Covid-19, khususnya Omicron.

“Untuk itu Pemerintah tetap akan menggunakan, memasifkan dan mengetatkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi khususnya dalam menghadapi varian Omicron ini,” imbuh dia.

Luhut mengimbau masyarakat agar tidak mendatangi fasilitas umum yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Sebab, lokasi tersebut memiliki risiko penularan yang jauh lebih tinggi.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga akan mengeluarkan daftar lokasi yang tidak menggunakan PeduliLindungi demi mendisiplikan masyarakat.

“Nanti Menteri Kesehatan akan mengumumkan mall atau toko atau restoran yang tidak memanfaatkan Pedulilindungi dan itu jangan masuk kesitu karena itu akan ada risiko penularan. Jadi saya kira untuk mendisiplinkan bangsa ini.” tutup dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Prabowo Tunjuk AHY Gantikan Luhut Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal