Pelajar SMP di Tebet Hendak Bunuh Diri, KemenPPPA Minta Sekolah Terapkan Ramah Anak

Annastasya Rizqa
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, KemenPPPA Nahar di Gedung iNews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2024). (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) meminta sekolah menerapkan ramah anak. Tujuannya untuk mencegah siswa frustasi dan bullying. 

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar juga mengaku prihatin atas siswa SMP yang nekat bunuh diri di Tebet, Jakarta Selatan.

“Kami prihatin dengan kejadian tersebut, kita perlu melakukan upaya-upaya pencegahan,” kata Nahar saat ditemui di Gedung iNews Tower, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2024).

Nahar mengatakan upaya mencegah bullying seharusnya dilakukan oleh pihak sekolah. Ada unit-unit khusus untuk anak menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi di sekolah sehingga pihak pengajar memahami kondisi mereka.

“Tentu di sekolah itu kan harus ada pendamping. BK kan sudah ada, wali kelas ada. Nah yang kita dorong adalah unit-unit penangangan kasus, misalnya ada anak-anak dengan problem tertentu itu dia bisa konseling menanyakan, kalau misalnya tidak kuat gimana,” kata Nahar.

Menurut dia, KemenPPPA setiap tahun mengevaluasi kota layak anak. Salah satunya memeriksa keberadaan pelaksanaan kebijakan sekolah ramah anak dan memastikan lingkungan tersebut.

“Anak setelah keluar dari rumah, selama mengikuti pembelajaran guru harus berperan sebagai orang tua pengganti, ini yang harus dilakukan. Kalau tidak, anak bisa punya problem di rumah, dan di sekolah, jadi nggak punya safe place,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

76 Sekolah di Pulau Jawa Tak Dapat MBG Lagi, Dianggap Kalangan Mampu

57 tahun lalu

Emak-Emak Demo Dukung MBG Dilanjutkan, Sebut Anaknya Jarang Jajan dan Bisa Menabung

57 tahun lalu

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!

57 tahun lalu

Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 11.744 Sekolah Rampung pada Juli-Agustus 2026

57 tahun lalu

Pemerintah Mulai Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi, Termasuk di IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal