Nadiem menyebut pengadaan Chromebook sebagai salah satu contoh proses pengadaan yang transparan. Karena itu, dia mengaku terkejut ketika program tersebut berujung pada perkara hukum.
"Kalau orang ingin mengajarkan bagaimana cara melakukan pengadaan yang transparan, kasus Chromebook ini adalah salah satu contoh terbaiknya menurut saya. Inilah makanya betapa kagetnya saya kok bisa jadi kasus," ucapnya.
Sebelumnya, Jokowi menanggapi nota pembelaan (pleidoi) yang dibacakan Nadiem dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jokowi mengaku mengenal Nadiem sebagai sosok yang baik.
"Yang saya tahu, Pak Menteri Nadiem Makarim orang baik," ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Rabu (3/6/2026).
Terkait pernyataan Nadiem yang menyebut pengadaan Chromebook merupakan mandat darinya, Jokowi menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program pemerintah pada dasarnya merupakan arahan presiden.