Nadiem Makarim Sedih Jaksa Tolak Pleidoinya: Fakta-Fakta Persidangan Diabaikan

Yuwantoro Winduajie
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Arif Julianto)

JAKARTA, iNews.id – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku sedih mendengar tanggapan atau replik jaksa penuntut umum (JPU) yang menolak seluruh nota pembelaan atau pleidoinya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Dia menilai jaksa telah mengabaikan fakta-fakta persidangan.

"Saya terus terang sangat sedih mendengar replik tadi dari pihak Kejaksaan, dan alasannya adalah saya sebagai orang awam ini merasa sidang itu kan harusnya tempat untuk mencari kebenaran," kata Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

Dia menilai apabila fakta telah dibuktikan di persidangan, seharusnya pihak yang tidak sepakat menyampaikan bukti tandingan. Namun, hal itu tidak terjadi dalam replik yang dibacakan jaksa.

"Harusnya kalau kita sudah menyediakan fakta, sesuatu sudah terbukti, harusnya dari Kejaksaan malah mau menerima atau kalau tidak menerima menyodorkan bukti tandingan, bukti yang ada. Tapi sampai saat ini tidak terjadi itu," ujarnya.

Nadiem juga menyoroti istilah white collar crime yang muncul dalam replik jaksa. Menurut dia, narasi tersebut berbeda dengan konstruksi perkara yang sebelumnya disampaikan penuntut umum.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jaksa Tolak Pleidoi Nadiem: Sekalipun Bahasanya Puitis, Tak Mampu Goyahkan Fakta-Fakta Hukum

57 tahun lalu

Nadiem Respons Jokowi, Tegaskan Pengadaan Chromebook Jalankan Visi Digitalisasi Pendidikan Presiden

57 tahun lalu

Nadiem Makarim Berharap Divonis Bebas Murni Kasus Chromebook: Fakta Persidangan Sangat Jelas

57 tahun lalu

Kasus Korupsi Chromebook, Jokowi: Nadiem Orang Baik, Semua Kebijakan dari Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal