Minimalkan Risiko, Pemerintah Diminta Tak Buru-Buru Vaksinasi Massal Covid-19

Puteranegara Batubara
Ilustrasi, vaksin virus corona (Covid-19). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta mendengarkan dan memperhatikan masukan dan saran dari sejumlah organisasi profesi kedokteran terkait rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sesuai jadwal, vaksinasi masal dilaksanakan Desember 2020.

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, organisasi profesi tersebut telah menyampaikan secara terbuka agar pemerintah tidak terburu-buru melaksanakan vaksinasi massal kepada masyarakat. Mereka menginginkan jaminan keamanan, imunogenitas dan efektivitas vaksin sehingga mampu memberikan rasa aman di tengah masyarakat.

"Saya sangat setuju dengan saran, masukan dan pertimbangan organisasi profesi ini. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentu tidak sembarangan memberikan pendapat," ujar Saleh di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Menurutnya, pemerintah perlu mengikuti perkembangan pengadaan vaksin Covid-19 di negara lain. Dia mencontohkan, di Brazil telah menghentikan uji klinis tahap ketiga vaksin Coronavac hasil kerja sama dengan Sinovac Biotech.

Penghentian itu, kata dia karena insiden merugikan yang melibatkan sukarelawan vaksin. Efek tersebut antara lain dapat menyebabkan kematian, efek samping yang berpotensi fatal, cacat serius, rawat inap, cacat lahir dan peristiwa signifikan secara klinis lainnya.

"Ini penting dicermati. Informasi lebih dalam terkait hal ini harus digali. Apalagi, perusahaan yang bekerjasama dengan Brazil sama dengan yang bekerjasama dengan Indonesia," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

1 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

2 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

2 bulan lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal