Menko PMK Minta Keamanan Nakes di Papua Harus Dipertebal Usai Diserang KKB

Fahreza Rizky
Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan perlindungan keamanan tenaga kesehatan di Papua harus dipertebal. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menegaskan perlindungan keamanan tenaga kesehatan (nakes) harus dipertebal pascainsiden penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Namun petugas pelayanan publik atau nakes di Papua tidak perlu ditarik. 

Pasalnya, skenario KKB untuk menciptakan ketakutan dan teror justru akan berhasil jika petugas publik di sana ditarik total.

Yang perlu dilakukan, kata dia, ialah petugas yang lama ditarik terlebih dahulu, lalu digantikan dengan petugas yang baru. Kemudian pengamanan kepada nakes harus dipertebal agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Apa yang dikakukan anggota KKB itu adalah perilaku sadis yang sama sekali tidak bisa ditoleransi," ujar Muhadjir saat dihubungi MNC Portal, Minggu (19/9/2021).

"Target teror mereka memang agar terjadi efek horor kepada para petugas pelayanan publik. Bila petugas pelayan publik ditarik total berarti skenario mereka berhasil. Sebaiknya petugas yang lama ditarik dulu digantikan dengan petugas baru namun harus dibarengi dengan pengetatan dan penebalan pengamanan terhadap mereka," tambahnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Pendulang Emas Tewas Dibunuh KKB OPM di Pedalaman Yahukimo Papua

57 tahun lalu

Periksa Muhadjir Effendy, KPK Dalami Kuota Haji Tambahan 2022

57 tahun lalu

Muhadjir Effendy Tiba di KPK, Diperiksa terkait Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

Ini Alasan KPK Panggil Muhadjir Effendy terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal