JAKARTA, iNews.id - Masjid Istiqlal menerapkan sistem distribusi berbasis data by name by address untuk memastikan penyaluran daging kurban Iduladha tepat sasaran. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang sekaligus sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal menyatakan, skema distribusi akan disalurkan secara tepat sasaran kepada penerima manfaat yang paling membutuhkan.
“Insyaallah tidak akan ada satu bentuk pemberian kepada yang tidak tepat karena kita sudah daftar by name by address. Nanti kita akan berikan kepada masjid masyarakat binaan Istiqlal distribusinya nanti itu ke masjid-masjid yang dibina oleh Masjid Istiqlal, pantai asuhan, pondok pesantren, perguruan tinggi, majelis taklim, kemudian lembaga-lembaga ormas-ormas Islam,” ujar Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Menurut dia, langkah ini diambil agar esensi ibadah kurban dapat langsung dirasakan oleh kelompok masyarakat rentan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.
“Daging-daging hewan itu nanti diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Banyak warga masyarakat kita di Indonesia ini mungkin sulit mendapatkan daging atau mengkonsumsinya,” ucap dia.
Selain manajemen distribusi, Nasaruddin juga menyoroti aspek higienitas dan kelestarian lingkungan dalam proses penyembelihan di Masjid Istiqlal. Menurutnya, area pemotongan di Masjid Istiqlal telah dirancang secara modern sejak awal pembangunannya oleh Presiden pertama RI, Sukarno.