Luhut : 65 Persen Pasien Omicron Bergejala Ringan, Cukup Isolasi Terpusat

Fahreza Rizky
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id — Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebanyak 65 persen pasien kasus Omicron yang dirawat saat ini bergejala ringan dan tanpa gejala. Karenanya, dia meminta seluruh pasien Omicron tidak masuk ke rumah sakit, tapi ke tempat isolasi terpusat.

"Perlu kami sampaikan bahwa 65 persen pasien yang dirawat saat ini memiliki gejala ringan dan tanpa gejala, yang kita minta jangan masuk rumah sakit tapi masuk saja di isoter, karena cukup dengan di isoter," ucapnya saat jumpa pers usai mengikuti rapat terbatas, Senin (7/2/2022).

Dia mengingatkan pihak yang tidak menganjurkan vaksinasi Covid memiliki tanggung jawab atas banyaknya korban meninggal dunia akibat virus ini.

"Dari data ini saya minta dipegang betul-betul dan minta perhatian kita semua terutama orang-orang yang menganjurkan tidak vaksin, dari 356 pasien meninggal dari sejak Omicron ini jalan 42 persen itu memiliki komorbid, 44 persen lansia dan ini yang ingat 69 persen belum divaksinasi lengkap," terang Luhut.

Luhut menyebut kelompok komorbid atau penyakit penyerta perlu mendapat perhatian. "Jadi saya mohon orang-orang yang menggunakan atau dirinya untuk mengajurkan jangan vaksinasi Anda itu bertanggung jawab di komunitasmu kalau ada orang yang meninggal karena tidak divaksin," tegasnya.

Berdasarkan data pemerintah, sebanyak 69 persen orang yang belum divaksin meninggal dunia akibat terserang Covid-19

"Mayoritas dari pasien dirawat berat kritis dan meninggal dunia adalah para lansia. Jadi saya mohon yang lansia kalau Anda belum vaksin cepet-cepet Anda vaksin sana," tutup dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Tunjuk AHY Gantikan Luhut Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal