Kwik Kian Gie Lontarkan Kritikan Keras terhadap Pemerintah

Fikih Riyan
Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie. (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie melontarkan kritikan kepada pemerintah yang dinilai terkesan memaksakan dalam pembangunan infrastruktur. Padahal tidak memiliki biaya untuk pembangunan tersebut.

Dia mengakui pembangunan infrastruktur penting dilakukan. Namun, pembangunan infrastruktur yang selama ini dilakukan terkesan asal-asalan.

"Nah yang sekarang dilakukan dan sudah berkali-kali saya katakan, adalah infrastruktur itu asal dibangun. Sampai uangnya kurang pun tidak peduli. Utang ke luar negeri," ujar Kwik dalam acara diskusi bersama Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018) malam.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang pembiayaannya mengandalkan utang luar negeri berimbas pada nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap mata uang asing. Dampak melemahnya nilai tukar rupiah tersebut, kata dia pemerintah panik.

"Ketika utang ke luar negeri, saya sudah bilang ini akan mengakibatkan pembayaran bunga dalam valuta asing mengakibatkan permintaan dolar melonjak akan mengakibatkan turunnya nilai tukar rupiah. Dan ternyata benar. Nah, ketika benar baru kelabakan, lalu menjalankan perpolitikan yang sifatnya panik," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Investor China Keluhkan Hambatan Investasi ke Prabowo, Purbaya Jelaskan Hal Ini

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis

57 tahun lalu

Prabowo Dijadwalkan Pidato di World Economic Forum Swiss

57 tahun lalu

Prabowo Ingin Indonesia Punya Motor Nasional, Begini Tanggapan Honda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal