JAKARTA, iNews.id - Tim kuasa hukum dan juga istri Nadiem Makarim, Franka Franklin mengajukan permohonan audiensi ke Komisi III DPR RI, Selasa (21/4/2026). Mereka hendak mengadukan proses praperadilan eks Mendikbudristek itu yang dinilai janggal.
"Betul (mengajukan permohonan audiensi ke Komisi III DPR RI)," kata Kuasa hukum Nadiem Makarim, Dodi Abdulkadir saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, permohonan audiensi itu dilayangkan lantaran mengadukan proses peradilan Nadiem yang dianggap janggal. Bahkan, ia berpandangan, proses peradilan terhadap kliennya cenderung tak berimbang, tendensius dan mengaburkan fakta.
"Mengadukan proses peradilan yang dirasakan janggal, tidak berimbang, tendensius, mengaburkan fakta dan gelap tidak sesuai KUHAP dan prinsip peradilan yang menggali fakta materiel," pungkasnya.
Sekadar informasi, Nadiem Makarim didakwa memperkaya diri senilai Rp809 miliar dan merugikan negara Rp2,1 triliun dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook tahun 2019-2022.
Nadiem membantah dakwaan tersebut dalam eksepsinya dan menganggapnya sebagai kriminalisasi kebijakan.