JAKARTA, iNews.id - Ketua Panitia May Day Fiesta 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menegaskan tidak ada oligarki hingga penggunaan APBN untuk membiayai peringatan Hari Buruh yang digelar di Monas pada Jumat (1/5/2026).
Diketahui, buruh yang hadir mendapatkan sembako yang dibungkus dengan tas kain berwarna putih berkelir biru dengan tulisan "Istana Kepresidenan Republik Indonesia".
"Itu sudah mulai beredar di media sosial satu jam setelah May Day selesai, bayangkan. Sudah mulai kelihatan dicari-carilah bagaimana anggaran," kata Andi Gani dalam konferensi persnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
"Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada oligarki perusahaan-perusahaan mana pun membiayai May Day, tidak ada. APBN dipakai? Tidak. Saya tegaskan tidak ada APBN dipakai. APBN kementerian mana? Tidak," ujarnya.
Andi Gani meminta kepada pihak yang coba melemahkan May Day 2026, untuk tidak perlu berandai-andai untuk menghitung biaya May Day. Dia memastikan pelaksanaan tersebut bisa terjadi berkat gotong royong yang dilakukan masing-masing elemen buruh itu sendiri.