KSP Sebut Konflik Rusia dan Ukraina Berdampak Kenaikan Harga Pertanian dan Energi

Raka Dwi Novianto
Serangan militer Rusia ke Ukraina di Mariupol. (Foto Reuters).

JAKARTA, iNews.id – Konflik Rusia dan Ukraina tidak berdampak langsung pada perekonomian Indonesia. Hal ini sejalan dengan minimnya hubungan dagang Indonesia dengan dua negara yang sedang berkonflik tersebut.

Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Panutan S. Sulendrakusuma mengatakan relasi perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Rusia dan Ukraina, cukup rendah.

Dia memaparkan, neraca dagang dengan Rusia relatif kecil sebesar US$239,79 juta dan Investasi langsung senilai US$23,21 juta. Sementara dengan Ukraina, nilainya minus US$623,89 juta dan total investasi langsung hanya US$1,6 juta 

Meski begitu, Panutan menilai, Indonesia tetap melakukan langkah-langkah antisipasi jika konflik Rusia dan Ukraina berkelanjutan. 

“Karena dampak yang besar akan terlihat dari biaya yang dikeluarkan dari pemenuhan impor BBM yang 40% kebutuhan masih mengandalkan impor,” ungkap Panutan dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Urat Nadi Perekonomian Rakyat

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal