KPK Usut Kasus Korupsi Investasi dan Pinjaman di PPT Energy Trading-Pertamina

Jonathan Simanjuntak
KPK mengusut dugaan korupsi di PPT Energy Trading-Pertamina dengan merilis sprindik baru. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan sprindik baru dugaan tindak pidana korupsi di PPT Energy Trading Co Ltd, perusahaan yang 50 persen sahamnya dimiliki PT Pertamina. Penyidikan terkait pidana korupsi pengelolaan investasi modal dan pinjaman jangka panjang.

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo sprindik baru diterbitkan pada Juli 2025 ini. Sedangkan, dugaan korupsi yang disidik terjadi pada tahun 2015-2022.

"Pada Juli 2025 ini, KPK menerbitkan sprindik baru terkait dugaan TPK pengelolaan investasi modal (investment in capital) dan pinjaman jangka panjang (long-term loans) pada PPT Energy Trading Co.Ltd, PT Pertamina (Persero) Tahun 2015-2022," ucap Budi, Rabu (30/7/2025).

KPK juga langsung mencegah tiga orang untuk bepergian keluar negeri sejak 24 Juli 2025 hingga enam bulan ke depan. Mereka di antaranya MH (PPT Energy Trading Co Ltd), MZ (Swasta) dan OA (Swasta).

"Tindakan larangan bepergian keluar negeri tersebut dilakukan oleh Penyidik karena keberadaan yang bersangkutan di wilayah Indonesia dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana tersebut di atas," ungkap Budi.

Sementara itu, Budi belum merinci terkait konstruksi perkara ini lebih jauh.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita Aset Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Ada Rumah hingga Minimarket

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 18 Juni 2026 Terbaru, Ada yang Naik!

57 tahun lalu

Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Korupsi MBG

57 tahun lalu

KPK Usut Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal