KPK Usut Dugaan Suap Dana Insentif Daerah di Tabanan Bali

Ariedwi Satrio
KPK menyelidiki dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan, Bali. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyidikan terhadap kasus baru. Kasus baru yang sedang disidik KPK tersebut, yakni berkaitan dengan dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan, Bali.

"Benar, ada rangkaian kegiatan penyidikan terkait dugaan korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pengurusan Dana Insentif Daerah/DID Kabupaten Tabanan Bali Tahun Anggaran 2018," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (28/10/2021).

KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan adanya proses penyidikan kasus dugaan suap di Tabanan Bali tersebut. Namun, Ali masih belum bisa menginformasikan siapa saja tersangka dalam penyidikan kasus tersebut.

Ali berjanji akan menginformasikan secara detil tersangka serta konstruksi perkara dugaan suap terkait pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Kabupaten Tabanan, Bali. Ali akan mengumumkan tersangka serta konstruksi setelah adanya proses penangkapan dan penahanan.

"Pada waktunya nanti kami akan sampaikan secara utuh konstruksi perkara dari hasil penyidikan, pasal yang disangkakan, dan tentu siapa-siapa yang ditetapkan sebagai tersangka," tutur Ali.

KPK meminta agar masyarakat terus memantau perkembangan terkait penuntasan penyidikan kasus ini. Hal itu, menurut Ali, sebagai bentuk transparansi KPK dalam mengusut kasus.

"Kami harap publik terus memantau perkembangan kegiatan ini sebagai wujud transparansi kami sekaligus upaya pelibatan masyarakat dalam setiap kerja-kerja pemberantasan korupsi oleh KPK," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

57 tahun lalu

KPK Kantongi Lokasi Wamen Imipas Silmy Karim, Minta Menyerahkan Diri

57 tahun lalu

KPK Buru Wamen Imipas Silmy Karim terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat

57 tahun lalu

Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Dipanggil KPK terkait Kasus Tambang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal