KPK Cecar Fadel Muhammad soal Kurang Bayar Pengadaan APD Covid-19 Kemenkes

Riyan Rizki Roshali
KPK mencecar Fadel Muhammad soal penagihan kekurangan pembayaran kepada panitia APD Covid-19 di Kemenkes. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Senin (25/3/2024). Dia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19 di Kemenkes tahun 2020. 

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebutkan Fadel Muhammad dicecar terkait penagihan kekurangan pembayaran pada panitia pengadaan APD. 

“Fadel Muhammad Al-Haddar (Wakil Ketua MPR RI) saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain kaitan dengan penagihan kekurangan pembayaran dengan mengatasnamakan salah satu pihak swasta yang turut mengerjakan pengadaan APD di Kemenkes RI,” kata Ali Fikri kepada wartawan, Senin (25/3/2024).

“Penagihan kepada pihak panitia pengadaan dimaksud,” jelasnya.

Sebagai informasi, nilai proyek pengadaan APD itu mencapai Rp3,03 triliun. Jumlah tersebut ditujukan untuk pengadaan lima juta set APD untuk pandemi Covid-19.

"Jadi untuk sementara kerugian keuangan negara mencapai ratusan miliar rupiah," kata Ali.

Ali menyebutkan nilai tersebut sebagai temuan awal penyidikan kasus yang dimaksud. Dia tidak menutup kemungkinan jumlah kerugian negara bertambah. 

"Tentu akan kami terus kembangkan lebih lanjut," ucapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?

Nasional
1 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
2 hari lalu

Pegawai Bea Cukai Lari Hindari Wartawan usai Diperiksa, KPK: Diduga Terima Uang

Nasional
2 hari lalu

Gus Ipul Rampung Konsultasi Sekolah Rakyat ke KPK, Ngaku Dapat Banyak Masukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal