KPK Buka Peluang Jerat Keluarga SYL dengan Pasal TPPU

Nur Khabibi
KPK membuka peluang menjerat keluarga eks Mentan SYL dengan pasal TPPU. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Keluarga SYL pun bisa ikut terjerat dalam dugaan TPPU tersebut. 

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan, keluarga SYL sangat mungkin ikut terseret dalam kasus itu jika ketahuan sengaja menikmati sejumlah uang haram di Kementerian Pertanian (Kementan).

"Ya sangat-sangat dimungkinkan ketika terpenuhi unsur kesengajaan. Turut menikmati dari hasil kejahatan yang itu nanti terbukti terlebih dahulu kejahatan korupsinya," kata Ali kepada wartawan, Jumat (3/5/2024). 

Ali menjelaskan, pihak tertentu juga bisa dijerat TPPU Pasif sepanjang turut menikmati uang haram meski bukan berstatus tersangka utama.

"Maka jatuhnya dia menikmati dari hasil kejahatan korupsi yang berubah jadi aset yang itu artinya TPPU dan dia bisa dikenakan TPPU pasal pasif. Bukan pelaku TPPU, tapi dia turut menikmati dari kejahatan," ujarnya.

Sekadar informasi, saat ini SYL menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kementan. Dalam persidangan, terungkap dana Kementan mengalir ke istri hingga keperluan ulang tahun cucu SYL.

Bahkan dalam sidang disebutkan, istri SYL menerima setoran Rp25-30 juta per bulan. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
8 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
11 jam lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
11 jam lalu

KPK Hibahkan 13 Tanah Rampasan Koruptor ke Pemkab Indragiri Hilir, Total Senilai Rp3,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal