Kontroversi Pertemuan Thailand dan Junta Militer Myanmar, Indonesia Tegaskan Tak Hadir

Widya Michella
Indonesia tidak menghadiri undangan dari Thailand kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dan beberapa negara untuk menghadiri pertemuan informal. (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia tidak menghadiri undangan dari Thailand kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dan beberapa negara untuk menghadiri pertemuan informal, Senin (19/6/2023). Thailand diketahui melakukan pertemuan dengan Junta Militer Myanmar.

Pertemuan itu dianggap tidak sesuai dengan Lima Poin Konsensus (5PC). Dalam praktiknya, pendekatan (engagement) dari semua pihak, termasuk para Menlu ASEAN, diperlukan.

Dengan demikian, kehadiran hanya satu pihak dianggap melanggar mandat 5PC yang telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN, termasuk perwakilan Myanmar pada 24 April 2021.

"Itu adalah kesepakatan semua kepala negara. Jika satu negara ingin melakukan inisiatif, itu adalah hak negara tersebut. Tetapi jika dalam konteks ASEAN, kita memiliki aturan main yang mengikat, yaitu 5PC dan keputusan KTT. Itu yang ingin saya sampaikan. Kami diundang, tetapi kami tidak hadir," kata Staf Khusus Menlu RI untuk Diplomasi Kawasan Ngurah Swajaya di Jakarta, Senin (19/6/2023).

Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa pertemuan informal tersebut dilakukan di luar konteks ASEAN. Diketahui bahwa pertemuan tersebut juga tidak dihadiri oleh beberapa negara ASEAN.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

57 tahun lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal