Konsep Layanan Berbasis Inklusi Dinilai Jadi Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

Antara
Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Konsep transformasi layanan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berbasis inklusi sosial dinilai mampu menjawab keresahan dan kekhawatiran masyarakat di tengah situasi pandemi virus corona (Covid-19). Dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui bermacam aktivitas transformasi pengetahuan (transfer knowledge), seperti pelatihan, tutorial dan pendampingan kegiatan yang memiliki nilai ekonomis dinilai akan berdampak pada kesejahteraan.

Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando mengatakan program ini merupakan konsep revolusioner, peran yang kini dimainkan perpustakaan untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia (SDM) berdaya saing. 

"Ilmu-ilmu yang ada di perpustakaan kami bagikan kepada masyarakat luas, termasuk masyarakat yang termajinalkan yang selama ini merasa tak lagi mendapat hak pendidikan karena masalah sosial dan ekonominya," ujar Syarif di acara diskusi bertajuk, Transformasi Layanan Perpustakaan Untuk Pemulihan Ekonomi di Era Covid-19, Senin (14/12/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Health
14 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
14 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
14 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
14 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal