"Meninggal setelah beberapa minggu dirawat, sehingga menambah jumlah korban menjadi 12 orang," ucap Saurlin.
Dia mengatakan Komnas HAM sudah memantau langsung ke lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.
"Kemudian setelah itu kita sudah meminta keterangan beberapa pihak ya, kita sudah meminta keterangan dari para korban dan juga saksi," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan pelaku penyerangan terhadap warga sipil di Distrik Kembru telah diketahui masyarakat setempat. Namun, hingga saat ini belum ada pihak yang secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Pigai menyampaikan hal tersebut seusai menerima laporan dan menghimpun data dari berbagai sumber.
“Peristiwa itu terjadi siang hari. Pelakunya sudah tahu. Itu tidak bisa diperdebatkan. Mereka yang menjadi korban tahu. Masyarakat di lokasi juga sudah tahu,” ujar Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Pigai mengingatkan tidak ada pihak yang justru saling melempar opini tanpa dasar. Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah keberanian pihak yang terlibat untuk mengakui perbuatannya.