Kisruh #2019GantiPresiden, IPW: Polri Jangan Ragu Bersikap Tegas

Irfan Ma'ruf
Polisi memberikan imbauan kepada massa saat deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/8/2018). (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id – Gerakan #2019GantiPresiden mendapatkan penolakan di sejumlah daerah. Aksi massa itu juga nyaris memicu konflik karena kelompok pendukung dan penentang berhadap-hadapan.

Menyikapi kejadian itu, Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane berharap massa pendukung #2019GantiPresiden maupun penentang sama-sama menahan diri agar konflik horizontal tidak terjadi menjelang Pilpres 2019.

Di sisi lain Polri diharapkan bisa bersikap profesional dan tegas dalam menjaga kamtibmas serta tidak mentolerir setiap potensi ancaman keamanan yang bisa memicu konflik orizontal di akar rumput.

Neta menilai, kasus yang terjadi di Pekanbaru dan Surabaya tidak boleh dibiarkan dan harus disikapi Polri dengan profesional dan tegas. Polri harus hadir secara maksimal dalam menjaga keamanan dan jangan membiarkan potensi konflik menjadi kekacauan sosial.

Dirinya melihat, eskalasi konflik antara massa ganti presiden dan massa pendukung Presiden Jokowi kian tinggi, Polri perlu melakukan dialog dengan tokoh-tokoh kedua kelompok.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Pigai Usul Sipil Bisa Jadi Pejabat Utama di Polri, Ini Reaksi Istana

57 tahun lalu

Menteri HAM Pigai Usul Sipil Bisa Jadi Pejabat Utama di Polri, Ini Tujuannya

57 tahun lalu

Bahas RUU Polri, Komisi III DPR Usul Ada Aturan soal Keterlibatan Polisi di Ormas

57 tahun lalu

Rapat Revisi UU Polri, Pemerintah Serahkan 112 DIM ke Komisi III DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal