Kisah Dosen UNS Jalani Puasa 15 Jam di AS: Nggak Ada Kolak di Pinggir Jalan

Puti Aini Yasmin
Dosen UNS Jalani Puasa di Amerika Serikat

JAKARTA, iNews.id - Ramadan merupakan momen spesial umat Islam setiap tahunnya. Apalagi, ada berbagai hidangan menggugah selera yang membuat siapa pun semangat menjalaninya, seperti kolak.

Kolak adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari pisang serta labu. Makanan yang memiliki rasa manis ini telah menjadi hidangan favorit turun-temurun sebagai menu berbuka puasa.

Namun ternyata, momen Ramadhan tahun ini dijalani oleh Dosen Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Muhammad Taufiq Al Makmun tanpa adanya kolak. Sebab, saat ini ia tengah menyelesaikan pendidikan PhD di Bowling Green State University (BGSU), Ohio, Amerika Serikat

Taufiq mengisahkan selama Ramadhan ia harus berpuasa selama 15 jam per hari. Meskipun lebih lama daripada di Indonesia, ia mengaku cuaca di sana sangat mendukung untuk berpuasa.

“Saya sangat bersyukur karena bulan ini masuk musim semi jadi tidak sesulit saat musim panas. Temperatur di sini di bawah 10 derajat Celsius. Satu minggu sebelum Ramadan juga turun salju di sini, jadi udaranya pas,” kata Taufiq dikutip dari laman resmi UNS, Sabtu (16/4/2022).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal