Kementerian ATR Terapkan Darurat Perlindungan Lahan Pertanian, Dukung Swasembada Pangan

Iqbal Dwi Purnama
Kementerian ATR mengambil langkah darurat untuk menjaga keberlanjutan lahan sawah nasional untuk mencapai swasembada pangan. (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengambil langkah darurat untuk menjaga keberlanjutan lahan sawah nasional. Hal ini dalam rangka mencapai swasembada pangan.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid menuturkan, kebijakan darurat sawah diambil karena semakin banyak sawah yang berkurang jumlahnya. Sehingga bagi daerah yang belum mencantumkan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) minimal 87 persen dari LBS (Lahan Baku Sawah), maka seluruh LBS tersebut dianggap LP2B. 

"Artinya, semua sawah tidak boleh dialihfungsikan sampai pemerintah daerah menetapkan LP2B sesuai ketentuan," ucap Nusron dalam keterangannya dikutip, Kamis (29/1/2026). 

Kebijakan tersebut dilaksanakan atas dasar Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2030, yang mengamanatkan minimal 87 persen LBS ditetapkan sebagai LP2B yang bersifat permanen dan tidak dapat dialihfungsikan. 

Namun, Nusron menyebut, kondisi faktual menunjukkan penetapan LP2B dalam RTRW daerah masih jauh dari ketentuan. 

DIa mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, dalam rentang waktu 2019 hingga 2024 Indonesia telah kehilangan sekitar 554.000 hektare lahan sawah akibat alih fungsi menjadi kawasan industri, permukiman, dan penggunaan non-pertanian lainnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Lapor Prabowo, Menteri ATR Nusron Ungkap 554.000 Hektare Sawah Hilang dalam 5 Tahun

Sumbar
1 bulan lalu

Geger Sinkhole Sedalam 5,7 Meter Muncul di Sawah Warga Limapuluh Kota

Aceh
1 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Gayo Lues di Awal 2026, Ribuan Hektare Sawah Terendam Lumpur

Sumut
1 bulan lalu

Dikejar Polisi hingga Terjebak di Sawah Berlumpur, Kurir Narkoba Menangis lalu Dimandikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal