Kemenhub Sebut Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Kaltara Laik Terbang

Ari Sandita Murti
Pesawat Pelita Air. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan pesawat Pelita Air Service yang jatuh di kawasan pegunungan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026), laik terbang

Dalam peristiwa tragi situ, pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa mengungkapkan, secara administratif dan teknis, pesawat buatan tahun 2013 tersebut dalam kondisi laik udara. 

“Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026. Total pemeriksaan jam terbang pesawat mencapai 3.303 jam," katanya.

Pesawat baru saja menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 lalu, dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam.

"Proses investigasi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku oleh instansi berwenang (KNKT). Kami mengimbau semua pihak untuk menunggu informasi resmi yang terverifikasi," ujar Lukman.

Dia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

“Pesawat jenis Air Tractor AT-802 dengan nomor registrasi PK-PAA tersebut tengah menjalankan misi pengangkutan BBM Pertamina untuk daerah terpencil dengan rute Long Bawan menuju Tarakan,” ungkapnya.

Berdasarkan data Kemenhub, pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 04.10 UTC (12.10 WITA) menuju Bandar Udara Tarakan dengan membawa muatan BBM Pertamina dengan estimasi waktu kedatangan di Tarakan pada pukul 05.15 UTC (13.15 WITA). 

Pilot menyampaikan kepada petugas ATC Tarakan waktu perkiraan pesawat Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC (12.24 WITA), namun pada pukul 04.20 UTC (12.20 WITA), diterima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut," tuturnya.

Dia menerangkan, berdasarkan data awal, penyebab kejadian kecelakaan pesawat yang mengangkut 1 (satu) orang kru yaitu pilot saat ini masih dalam penyelidikan. 

“Informasi terakhir yang kami peroleh pada pukul 15.16 WITA pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Pesawat Pelita Air Jatuh di Kaltara, Dalam Misi Pengantaran BBM ke Wilayah Perbatasan

Nasional
9 jam lalu

Update Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Kaltara, Pilot Ditemukan Tewas

Buletin
5 jam lalu

Detik-Detik Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Investigasi Diluncurkan

Nasional
11 jam lalu

Heboh! Pesawat Jatuh di Krayan Nunukan Kaltara, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal