Kemenag: Tak Ada Masalah Intoleransi dalam Kasus Penolakan Gereja di Karimun

Felldy Aslya Utama
Logo Kementerian Agama (ilustrasi). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Agama (Kemenag) angkat bicara soal insiden penolakan pembangunan gereja Katolik Santo Joseph di Tanjungbalai, Karimun, Kepulauan Riau. Kementerian pimpinan Fachrul Razi itu memastikan insiden penolakan yang terjadi bukanlah persoalan intoleransi.

Staf Khusus Menteri Agama, Ubaidillah Amin M menyampaikan, dia sudah terjun langsung ke lokasi untuk menyelesaikan kasus yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Dia memastikan persoalan yang terjadi di sana hanyalah sengketa izin mendirikan bagunan (IMB).

“Saya diutus ke Karimun, intinya di sana tidak ada masalah intoleransi, hanya masalah IMB aja. Dan sebetulnya sudah ada kesepakatan, tinggal menunggu PTUN ini diputuskan,” kata Ubaidillah di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Di samping itu, dia juga memastikan tidak ada laporan kepada pihak kepolisian terhadap pengurus Gereja Paroki Santo Joseph Tanjungbalai. Ubaidillah menyebut polisi hanya meminta klarifikasi terhadap berita yang tersebut di media sosial.

“Pengurus gereja itu bukan dilaporkan, jadi kepolisian itu meminta klarifikasi karena berita-berita di media sosial. Jadi hanya dipanggil untuk meminta keterangan,” ujar dia.

Senin (17/2/2020) kemarin, Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan, situasi di Kabupaten Karimun, Kepri, sudah kondusif kembali pascakisruh penolakan pembangunan Gereja Katolik Santo Joseph.

Penolakan pembangunan gereja itu sempat disorot oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala negara menyebut para penolak pendirian gereja itu sebagai pelaku intoleransi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026

Nasional
11 hari lalu

Kemenag Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 pada 17 Februari

Nasional
22 hari lalu

Mentan Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri, Dikirim Pakai 6 Kapal

Nasional
29 hari lalu

Menag Ungkap Pesantren Masih Kekurangan Guru Tahfidz Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal