Kapolri Ungkap Pemicu Kerusuhan di PT GNI: Ajakan Mogok Karyawan Timbulkan Pro dan Kontra

Muhammad Fida Ul Haq
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo . (Foto tangkapan layar).

JAKARTA, iNews.id - Bentrok antarkaryawan tenaga kerja asing (TKA) asal China dengan pekerja lokal terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) Sabtu (14/1/2023). Kerusuhan itu kemudian viral di media sosial.

"Ada ajakan mogok dari kayawan yang menimbulkan pro dan kontra," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam konferensi pers, Senin (16/1/2023).

Sigit mengatakan dari pro kontra tersebut menimbulkan kericuhan. "Di situlah ditolak dan diviralkan ada pemukulan dari TKA (tenaga kerja asing) ke TKI (tenaga kerja Indonesia)," katanya.

Kapolri memastikan pekerja asing di PT GNI merupakan tenaga terampil. Nantinya, tenaga kerja dari Indonesia juga akan ditambah.

"Di sana saat ini pekerja 1.300 TKA dengan kemampuan. Ada 11.000 TKI bekerja di lokasi. Ke depan TKI akan bertambah menjadi 30.000," katanya.

Sebelumnya, dua orang tewas akibat bentrokan itu. Selain itu, 17 orang sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kapolri Bertemu KSBSI, Komitmen Terus Perjuangkan Hak Buruh

Nasional
4 hari lalu

Habiburokhman: Narasi Reformasi Polri lewat Pergantian Kapolri Salah Kaprah

Nasional
5 hari lalu

Bertemu Pengurus MUI, Kapolri Komitmen Perkuat Sinergitas Wujudkan Indonesia Emas

Nasional
5 hari lalu

Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Alasan Polri Dilepaskan dari Kementerian Hankam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal