Joman: Geng Solo Istilah yang Digunakan Pembenci Jokowi

Jonathan Simanjuntak
Plt Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Andi Azwan mengatakan istilah Geng Solo digunakan oleh para pembenci Presiden ke-7 Jokowi. (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Plt Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Andi Azwan tidak terima penggunaan istilah Geng Solo. Menurutnya, istilah tersebut berkonotasi negatif dan menyerang banyak pihak.

Tak cuma itu, ia menilai istilah itu biasa digunakan oleh para pihak yang membenci Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). 

Hal ini dikatakan Andi merespons penilaian sejumlah pihak yang menyebut ada kaitan Geng Solo di balik aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Jakarta dan sejumlah tempat lainnya pada akhir Agustus 2025 lalu. 

Andi mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat Solo yang mengaku tidak terima atas kemunculan istilah Geng Solo ini. Menurutnya, istilah tersebut memiliki konotasi yang negatif.

"Itulah istilah-istilah yang digunakan oleh orang-orang yang membenci Pak Jokowi. Kenapa nggak langsung ke namanya saja?" kata Andi dalam program Rakyat Bersuara, Kamis (10/9/2025). 

Oleh karena itu, Andi meminta kepada pihak yang menuding keterlibatan Geng Solo ini untuk berani menyebutkan secara jelas siapa yang dimaksud. Sehingga, tidak perlu lagi menggunakan istilah itu. 

"Jadi menyamaratakan, mengeneralisir bahwasanya seluruh warga Solo itu adalah gangster. Artinya dia ini secara gentle bukan chicken, dia katakan langsung saja Geng Solo itu adalah Pak Jokowi, kemudian misalnya Pak Kapolri, misalnya Pak Panglima TNI karena mereka semua dari Solo," ujarnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ade Darmawan Sebut Jokowi Kecewa Roy Suryo-Tifa Batal Ditahan: Ada Intervensi Kuat

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Batal Ditahan, Kubu Jokowi Sindir Kado Istimewa hingga Ada Orang Kuat

57 tahun lalu

Polda Metro Singgung Ada Eks Pejabat Coba Hambat Kasus Roy Suryo, Siapa?

57 tahun lalu

Berkas Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Padahal Sederhana, Jokowi Cukup Tunjukkan Ijazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal