Jokowi Minta Kasus Brigadir J Tak Ditutupi supaya Citra Polri Tidak Babak Belur

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi. (Foto tangkapan layar video).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kasus Brigadir J diselesaikan dengan transparan. Kasus ini tidak boleh membuat citra Polri babak belur.

"Presiden sudah 3 kali menyampaikan dan penyampaiannya sudah sangat terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi buka apa adanya," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/8/2022).

"Presiden mengharapkan ini bisa terselesaikan supaya citra Polri tidak babak belur seperti saat ini," imbuhnya.

Jokowi hari ini memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. 
Selain itu, Presiden Jokowi juga memanggil menteri kabinetnya.

"Ya tadi Pak Kapolri dipanggil, Pak Panglima dipanggil, Pak Menko Perekonomian dipanggil, Pak menteri ESDM dipanggil. Kebetulan saya dampingi terus jadi saya tahu," ujar Pramono.

Namun Pramono enggan memberitahukan apa isi percakapan antara Presiden dengan Panglima TNI dan Kapolri tersebut.

"Ya kan arahannya dari Presiden ke Kapolri," kata Pramono.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahas RUU Polri, Komisi III DPR Usul Ada Aturan soal Keterlibatan Polisi di Ormas

57 tahun lalu

Rapat Revisi UU Polri, Pemerintah Serahkan 112 DIM ke Komisi III DPR

57 tahun lalu

Bunga Zainal Bongkar Dugaan Penipuan Cek Kosong Rp2,6 Miliar, Seret Nama Oknum Polisi!

57 tahun lalu

Tim Bulutangkis Polri Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja, Dominasi Kejuaraan Polisi Asia Tenggara 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal