Jokowi Disebut Bakal Hapus Pendidikan Agama, Kemenag: Mustahil

Okezone
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin. (Foto: Kemenag)

"Saya justru optimis, pendidikan agama ke depan di Indonesia akan semakin kuat dan berkualitas," katanya.

Kader PKS Kampanye Hitam Jokowi

Aksi seorang ibu viral di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pangkalnya, Ibu tersebut mengajak warga untuk tidak memilih calon nomor urut 01 itu karena dinilai akan menghapuskan pelajaran agama.

Dalam video tersebut berdurasi 44 detik yang viral di media sosial itu, seorang ibu yang bertamu ke rumah penduduk mengajak pemilik rumah untuk memilih pasangan calon nomor 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, jika ingin memikirkan nasib agamanya.

"Kalau kita memilih Prabowo itu kan, kita pikirkan nasib agama kita. Anak-anak kita walaupun kita yang tidak menikmati. Tapi besok lima tahun, 10 tahun yang akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama di sekolah dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?" tuturnya.

"Itu kan salah satu programnya mereka. Yang pertama, pendidikan agama dihapus dari sekolah-sekolah. Terus rencananya itu mereka menggantikan pesantren itu menjadi sekolah umum dan berbagai macam cara untuk ini sehingga kita inginkan supaya," tambahnya.

Namun, belum selesai ibu-ibu itu berbicara, terdengar suara seorang laki-laki yang diduga pemilik rumah memotong pembicaraan. Dia mengaku terburu-buru dan meminta izin keluar rumah karena ada urusan. "Sami dulu tabe, kaburu-buru ini ka," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kubu Jokowi Desak Roy Suryo cs Ditahan, bakal Surati Prabowo hingga Gibran

57 tahun lalu

Nadiem Respons Jokowi, Tegaskan Pengadaan Chromebook Jalankan Visi Digitalisasi Pendidikan Presiden

57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal