Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Diminta Bentuk Dewan Nasional Kasus HAM

Felldy Aslya Utama
Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai gagal dalam penuntasan kasus Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu. Termasuk penuntasan kasus penyiraman air keras yeng menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman berharap ke depan, muncul pemerintahan baru yang memiliki komitmen dalam penuntasan kasus HAM di Indonesia. Bangsa ini tidak boleh terus-menerus mewariskan kasus HAM yang belum terselesaikan.

"Kegagalan Pak Jokowi dalam hal ini adalah tidak mampu menyelesaikan, mengungkapkan siapa pelaku yang telah merusak fisik Novel Baswedan," ujar Benny dalam acara diskusi Koalisi Bicara, di Media Center pemenangan Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Mantan pimpinan Komisi III DPR ini mengusulkan kepada Prabowo-Sandi jika terpilih untuk memimpin negeri ini agar membentuk Dewan Nasional khusus menyelesaikan kasus-kasus HAM.

"Supaya jangan terbawa-bawa terus, lima tahun muncul lagi ini, lalu dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan dan maksud-maksud politik," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blusukan ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat Kehormatan Baginda Pemuka Bangsa

57 tahun lalu

Blusukan di Lampung, Jokowi Dianugerahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa

57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Jokowi Minta Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Ini Reaksi Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal