Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Binti Mufarida
Pemerintah akan mendalami penyebab banjir bandang yang menerjang objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan mendalami penyebab banjir bandang yang menerjang objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. 

Prasetyo mnuturkan, pihaknya akan meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk meninjau mengenai wilayah di Guci. Langkah ini diambil setelah muncul dugaan kuat adanya aktivitas penebangan hutan di wilayah hulu yang memperparah dampak bencana tersebut.

"Kami meminta dari Kementerian Kehutanan untuk juga melakukan review di wilayah sekitar tempat wisata Guci di Kabupaten Tegal itu," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Dia menambahkan, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tegal terus berjalan, mengingat tim investigasi daerah sudah mulai bekerja di lapangan.

"Sudah ada tim investigasinya juga sudah ada ya, baik dari apa, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, saya juga sudah berkoordinasi," ucapnya.

Evaluasi ini, kata Prasetyo, krusial untuk memetakan apakah faktor kerusakan hutan menjadi pemicu utama banjir, serupa dengan kasus bencana di beberapa provinsi di Sumatra.

"Ya nanti kita coba lihat kalau ini seperti apa kondisinya. Sama seperti yang di tiga provinsi di Sumatra kan prosesnya juga seperti itu," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalur Utama Guci Tegal Ambles 1,5 Meter, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci Tegal, 3 Jembatan Putus

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Pancuran 13 Wisata Guci Tegal usai Diterjang Banjir Bandang

57 tahun lalu

Imbas Banjir Bandang di Wisata Guci Tegal, Pasokan Air Panas ke Hotel-Vila Terhenti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal