Ini Alasan Istana Tak Mau Jawab Surat AHY soal Kudeta Demokrat

Fahreza Rizky
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Surat dari Ketua Umum Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak perlu dijawab. Surat tersebut mengenai adanya pejabat tinggi pemerintah yang berupaya mengkudeta kepemimpinan Demokrat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, persoalan yang disampaikan oleh AHY merupakan persoalan internal Demokrat. Partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memiliki mekanisme internal untuk menyelesaikan pesoalan partai.

"Kami sudah menerima surat itu dan kami rasa tidak perlu menjawab karena perihal dinamika internal partai," ujar Pratikno di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Dia menuturkan, surat tersebut diantarkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya. "Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan oleh Bapak Presiden," tuturnya.

Sebelumnya AHY menggelar konferensi pers dan menyebut ada pejabat tinggi pemerintahan yang terlibat dalam upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Demokrat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kursi Wamen Imipas Belum Diisi usai Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Kata Istana

57 tahun lalu

AHY Buka Peluang Kolaborasi Internasional, Bangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa

57 tahun lalu

Istana soal Dadan Cs hingga Silmy Karim Terjerat Korupsi: Kita Sangat Prihatin

57 tahun lalu

Istana Ungkap Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN: Dugaan Jual-Beli Titik Dapur MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal