Hilal Awal Ramadan 2026 Dipastikan Tak Terlihat di Papua

Rohman Wibowo
Ilustrasi pemantauan hilal (foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Posisi hilal dipastikan tidak tampak keberadaannya saat matahari terbenam di bagian timur Indonesia, persisnya di Sorong, Papua pada Selasa (17/2/2026) sore. Hal demikian dipastikan oleh pemantauan yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua dan Tim Falakiyah, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Pengadilan Agama.

Berdasarkan data BMKG Kota Sorong, tinggi hilal tercatat minus 2,1 derajat dengan elongasi 1,63 derajat. Kondisi ini membuat hilal tidak teramati hingga batas akhir pemantauan hingga pukul 18.32 WIT.

Adapun Kepala Kemenag Kota Sorong, Muhadar Wailegi, menyatakan hasil pemantauan hilal ini segera dilaporkan kepada Kementerian Agama sebagai bahan sidang isbat penentuan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan, hilal pada Selasa (17/2/2026) hari ini mustahil terlihat. Hilal masih dalam posisi minus 2 derajat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Tarawih Perdana, Warga Muhammadiyah Ajak Umat Islam Sambut Ramadan dengan Gembira

Buletin
3 jam lalu

Hasil Sidang Isbat Puasa 2026, Ini Dasar Hukum Penetapan 1 Ramadan Jatuh 19 Februari

Internasional
3 jam lalu

Breaking News: Arab Saudi Mulai Puasa Ramadan Rabu 18 Februari

Nasional
4 jam lalu

Awal Ramadan 2026 Tak Sama, MUI: Kita Perlu Membiasakan Diri untuk Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal