Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

Iqbal Dwi Purnama
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan belum memutuskan harga gas Blok Masela. (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga gas dari Proyek LNG Abadi Blok Masela masih dalam tahap negosiasi. Sebab, masih ada biaya pembangunan pipa sepanjang 180 km yang harus dipertimbangkan.

Menurut Bahlil pipa sepanjang 180 km itu dibangun untuk menghubungkan lapangan lepas pantai dengan fasilitas pengolahan LNG di darat. Dengan begitu, harga gas masih dinegosiasikan.

"Harga gasnya masih dinegosiasikan. Kalau menggunakan pipa, panjangnya sekitar 180 kilometer. Nantinya dengan fasilitas LNG dan storage, sebagian gas akan ditarik dari laut sehingga bisa dilakukan blending," ujar Bahlil usai menghadiri groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela, Kamis (16/7/2026).Bahlil menjelaskan, Proyek LNG Abadi Blok Masela diproyeksikan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun. Selain itu, lapangan gas tersebut juga diperkirakan menghasilkan gas pipa sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) serta kondensat sekitar 35.000 barel per hari (bcpd).

Ia pun menargetkan harga gas tetap kompetitif agar mampu mendukung produktivitas nasional. Target harga yang dipatok berada pada kisaran 6 hingga 7 dolar AS per MMBTU.

"Kalau untuk Pupuk, kemarin kita sudah dapat kisaran sekitar 6 sampai 7 dolar AS per MMBTU," ungkapnya.

Untuk penjualan LNG ke pasar internasional maupun industri, pemerintah akan menggunakan formulasi harga yang mengacu pada Indonesian Crude Price (ICP). Meski begitu, Bahlil menekankan proses pengolahan gas harus dilakukan di dalam negeri agar nilai tambah ekonomi, lapangan kerja, dan efek berganda dapat dinikmati Indonesia.

"LNG-nya memang akan memakai formulasi ICP. Tetapi yang saya inginkan adalah proses bahan bakunya dari sini sehingga biayanya lebih rendah, sementara multiplier effect dan nilai tambahnya terjadi di Indonesia," tutup Bahlil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 jam lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

3 jam lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

17 jam lalu

Prabowo soal Proyek Gas Abadi Masela: Investor Harus Untung, Malu kalau Mitra Rugi

20 jam lalu

Prabowo: Gas Abadi Masela Perkuat Kemandirian Energi Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal